oleh

BIMTEK USAHA PRODUKTIF PENGEMBANGAN TEKNOLOGI KAWASAN MANDIRI PANGAN KECAMATAN KRAMATWATU

-Daerah-354 views

Serang,kompasindo.net-Kegiatan Bimtek ini dibuka secara resmi oleh ibu Hj Mumun selaku Kabid Persedian Produksi Pangan dan Perikanan dari Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DKPP) Kab. Serang.

Dalam Bimtek lebih diarahkan kepada bagaimana para peserta dapat mandiri terhadap pangannya dan dapat mengolah produknya menjadi produk yang berkualitas dan berkuantitas.
Dan merubah mensaid peserta bahwasanya sumber karbohidrat bukan hanya terdapat dari beras. Sehingga dilatih untuk mampu mengolah produk selain beras. Ataupun yang sering disebut olahan pangan lokal

Bertindak sebagai Narasumber adalah para penyuluh pengolahan hasil dari pendamping kecamatan dinas pertanian. Materi yang disampaikan antara lain Keamanan Pangan; 5 Kunci Keamanan Pangan Untuk Keluarga; 5 Kunci Keamanan Pangan Untuk Anak Sekolah; Keracunan, Alergi Dan Intoleransi Pangan, serta praktek langsung pembuatan pengolahan hasil dari bahan cabai dan bawang merah.

Pangan merupakan kebutuhan dasar utama bagi masyarakat. Sebagai kebutuhan dasar pangan mempunyai arti dan peran yang sangat penting bagi kehidupan suatu bangsa. Ketersediaan pangan yang tidak memenuhi kebutuhan masyarakat dapat menciptakan ketidakstabilan ekonomi. Berbagai gejolak sosial dan politik dapat juga terjadi jika ketersediaan pangan terganggu. Kondisi pangan yang kritis bahkan dapat membahayakan stabilitas ekonomi nasional.

Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, pangan sering diidentikkan dengan beras sebagai jenis makanan pokok utama, beras juga merupakan sumber utama pemenuhan gizi yang meliputi kalori, protein, lemak dan vitamin.

Pemerintah selalu berupaya untuk meningkatkan ketersediaan pangan terutama yang bersumber dari peningkatan produksi dalam negeri. Pertimbangan tersebut menjadi semakin penting bagi Indonesia karena jumlah penduduknya semakin besar dengan sebaran populasi yang luas dan cakupan geografis yang tersebar

Harapan peserta kegiatan bimtek ini terus dikembangkan dan dilanjutkan bagi desa-desa yang belum mendapat kesempatan untuk ikut kegiatan yang sama di Provinsi Banten.(sl)

News Feed