oleh

GM PLN Jakarta Raya temui Gubernur DKI terkait pemadaman massal

-Jabodetabek-307 views

Jakarta, kompasindo.net – Hari ini, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, M. Ikhsan Asaad, menemui Gubernur DKI Jakarta di Balai Kota pada Rabu (7/8) untuk memohon maaf dan memberikan penjelasan atas padamnya listrik di DKI Jakarta pada Minggu siang (4/8) hingga pemadaman terencana pada Senin (5/8) akibat gangguan jaringan transmisi 500 kV Ungaran-Pemalang.

Dalam kesempatan ini, PLN menjelaskan penyebab padamnya listrik kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Ikhsan menjelaskan bahwa kelistrikan Jakarta ditopang oleh pembangkit-pembangkit di Pulau Jawa yang dialirkan melalui jalur transmisi yang membentang di bagian utara dan bagian tengah Pulau Jawa.

Terputusnya transmisi di bagian utara pada saat jalur transmisi di tengah sedang dipadamkan untuk pemeliharaan menyebabkan transfer energi dari timur ke barat mengalami kegagalan dan diikuti dengan gangguan pembangkit di sisi tengah dan barat Jawa. Gangguan ini mengakibatman aliran listrik di DKI Jakarta, sebagian Banten, Jawa Barat, dan Jawa Tengah mengalami pemadaman. Adapun kelistrikan Jakarta mulai berangsur menyala kembali pada Minggu (4/8) pukul 17.18 WIB dan kembali normal 100% tanpa perlu adanya pemadaman terencana pada Senin (5/8) pukul 17.50 WIB.

Meski demikian, Ikhsan menegaskan bahwa hal ini menjadi pembelajaran bagi PLN untuk berubah lebih baik lagi dan optimis bahwa kelistrikan Jakarta akan semakin andal untuk menopang perekonomian dan kehidupan masyarakat.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, juga mengapresiasi tindakan cepat korektif dari PLN dalam keadaan krisis kemarin.

“Perlu diketahui, kita berkomunikasi sangat intensif. Jadi begitu kejadian hitungan menit, saya dengan Pak Ikhsan sudah berkomunikasi dan langsung kita mengantisipasi hal-hal apa saja yang perlu langkah cepat. Tapi intinya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengapresiasi tindakan cepat langkah-langkah korektif yang dilakukan di saat situasi krisis dialami Jakarta,” ungkap Anies.

Sekali lagi, Ikhsan juga memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat DKI Jakarta dan seluruh pihak atas padamnya listrik tersebut.

“Saya, atas nama PLN, mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Jakarta, pemerintah, dan pelaku bisnis,” ungkap Ikhsan.

Berdasarkan Permen ESDM No. 27 Tahun 2017, kompensasi untuk pelanggan atas padamnya listrik juga akan diberikan sebesar 20% dari biaya abonemen kepada pelanggan subsidi atau sebesar 35% dari biaya abonemen untuk pelanggan nonsubsidi sesuai dengan Tingkat Mutu Pelayanan (TMP).

Kompensasi akan diberikan secara otomatis dalam bentuk potongan tagihan listrik di bulan berikutnya bagi pelanggan pascabayar atau tambahan token listrik bagi pelanggan prabayar.(MS Riz)

News Feed