oleh

PERNYATAAN SIKAP MASYARAKAT BEKASI PEDULI KEMANUSIAAN (MABES -PEKA) “HUKUM KORUPTOR”

-Teknologi-335 views

BEKASI,Kompasindo.net-MABES – PEKA Bekasi bertempat di kantor sekretariat nya yang beralamat di Masjid Jamie Nurul Islam Kel. Jati Mekar Kec. Jatiasih Bekasi .
Mabes – Peka akan menyampaikan sikapnya terhadap perilaku koruptif tentang pelaku koruptor yang saat ini sangat meresahkan masyarakat, bangsa dan negara di mana hari ini kita tahu semua bahwa Indonesia yang tercinta Ini masih dalam keadaan kurang kondusif yang mana satu sisi bahwa banyak sekali musibah alam yang terjadi di lingkungan kita untuk di Bekasi saja terjadi banjir yang hampir merata di 56 desa dari 12 Kecamatan semuanya terkena dampak banjir di samping itu juga terjadinya tanah longsor di beberapa wilayah yang ini semuanya mengakibatkan masyarakat semakin susah bahkan bisa terjadi semakin miskin. dalam kondisi negara ini masih saja ada perbuatan perbuatan yang tercela dari orang-orang yang mendapatkan amanah dalam menjalankan tugas. Namin tetap saja ada beberapa orang yang menyimpang yaitu para pelaku korupsi di Indonesia terus meningkat. Seperti kita tahu semua adanya dana ASABRI, komisaris KPU dan beberapa yang lain yang tertangkap tangan dalam melakukan penyuapan dan ini dilakukan oleh orang-orang yang seharusnya menjadi contoh terbaik untuk kita semua, tetapi akhirnya masyarakat semakin menderita untuk itu kami masyarakat Bekasi peduli kemanusiaan akan menyampaikan sikap. Demikian di ungkapkan oleh Veri Koestanto sebagai jubir dalam acara pernyataan sikap tersebut yang di dampingi oleh Jati Kusumo dan Angga Yugo Irawan sebagai pengurus Mabes – Peka. untuk itu kami bersama elemen ormas yang ada di bekasi bersama sama menyatakan pernyataan sikap dan membacakan pernyataan sikap didepan para media dan hadirin yang hadir dalam acara ini yang peka tentang kondisi Penguasa dan koruptor. bencana alam yang terjadi di mana-mana kebakaran hutan gempa bumi banjir dan tanah longsor yang semuanya itu mengakibatkan penderitaan dan kemiskinan di masyarakat semoga ujian dan musibah ini bukan merupakan azab dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala terhadap bangsa ini di sisi lain kepedulian dan bantuan para penguasa dan pejabat negara terhadap masyarakat yang terkena musibah ini sebagian dari mereka melakukan perbuatan tercela yaitu korupsi dan penyuapan untuk melanggengkan kekuasaan dan kerakusannya dan ini adalah bencana kemanusiaan yang terjadi di Indonesia di awal tahun 2020 ini. Untuk hal tersebut di atas maka sebagai masyarakat mengeluarkan pernyataan sebagai berikut :
1. Perlu dilakukan TAUBATAN NASUHA oleh para
pemimpin dan penguasa yang telah melakukan dosa kepada Allah Subhanahu wa ta’ala. kepada para ulama dan kepada masyarakat karena kebohongannya serta tidak ditunaikannya janji janjinya yang telah terucap.
2. Perlu ditingkatkan KEPEDULIAN KEMANUSIAAN kepada anak bangsa yang sedang mengalami musibah.
3. Mendukung penuh PERNYATAAN BERSAMA FPI, GNPF Ulama dan PA 212 tentang kasus-kasus mega korupsi yang telah direlease di Jakarta pada tanggal 25 Januari 2020.
4. Bahwa praktek KORUPTIP yang dilakukan oleh sebagian Pejabat Negara dan Kader Parta Politik serta lemahnya Institusi Penegak Hukum terhadap para KORUPTOR yang berkaitan dengan PENGUASA merupakan BENCANA NASIONAL yang harus di LAWAN oleh masyarakat.
5. PARA KORUPTOR HARUS DIHUKUM DAN DIMISKINKAN SERTA FOTONYA DISEBARLUASKAN KE MASYARAKAT SEBAGAI EFEK JERA DAN SOSIAL.
6 Mengajak Masyarakat Bekasi khususnya dan masyarakat indonesia untuk senantiasa mohon perlindungan kepada Allah Subhanahu wata’ala dari perbuatan Keji para Penguasa yang Dzalim dan KORUP, dan meningkatkan Kepedulian Kemanusiaan keoada siapapun tanpa melihat perbedaan Agama Suku dan Ras sehingga persatuan dan kesatuan negeri ini. senantiasa terjaga.
Lanjut veri koestanto ” sikap yang sudah kita bacakan semoga pernyataan sikap ini ditindaklanjuti oleh pihak yang mempunyai wewenang dan tentunya pernyataan sikap Ini adalah sebuah doa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala semoga negara yang kita cintai ini kedepannya semakin baik dan berkah. (Hasan wd)

News Feed