oleh

Peragaan Busana Mahakarya Budaya Nusantara

-Ekbis-260 views

Jakarta,Kompasindo.net-Mensukseskan Pameran Indocraft 11-15 Maret 2020 di Cendrawasih Room Jakarta Convention Center, Mahakarya Budaya Nusantara sbg komunitas pencinta budaya Indonesia berpartisipasi dalam Peragaan Busana Jumat 13 maret mulai pk 18.00.

Mahakarya Budaya Nusantara merupakan komunitas dari berbagai kalangan & profesional yg mencintai budaya Indonesia. Program kegiatannya meliputi seni budaya, kecantikan, penampilan dan ketrampilan. Beranggotakan lebih dari 100 org dari Jakarta dan sekitarnya, diharapkan lebih menumbuhkan kecintaan budaya Indonesia ditengah maraknya budaya asing.

Acara peragaan berlangsung meriah diawali Paduan Suara Gabrela membawakan lagu Indonesia Raya dilanjutkan Medley Lagu Nasional yang membangkitkan rasa kebangsaan. Dilanjutkan Parade Mahakarya Nusantara dance dari Amare D’Lines dan penampilan para model berbusana warna warni dan batik nusantara

Disamping itu pula Ketua Umum sekaligus Ketua Panitia Mahakarya SB Wahyudi memberikan materi Tips Berkain yang praktis utk kaum milenial dan Yudin seorang profesional make up artist dengan tips sanggul praktis. Diharapkan tips bermanfaat menambah wawasan dalam cara berbusana dan tata rias rambut yang praktis & serasi. “Kami berharap banyak anak muda yg bangga mengenakan sarung & kain” ujar Yudi panggilan akrab SB Wahyudi seorang instruktur Power Image training center.

Dengan mengangkat tema batik nusantara, kali ini peragaan busana menampilkan Kebaya & Batik Madura koleksi Rajid dan Fauziah Latief Suryonegoro.

Fashion show ini di peragakan oleh anggota komunitas Mahakarya diringi alunan lagu-lagu Madura. Mereka tampil dengan anggun dengan tata rias wajah dan sanggul yang menambah keserasian berbusana.

Batik madura yang terkenal dengan keunikan warna dan coraknya dengan pesona batik maduranya, akan menampilkan Betapa cantiknya batik gentongan , batik pesisir, batik antik dan batik tulis yang mempunyai ciri khas tersendiri dari masing-masing kota yang ada di pulau Madura JawaTimur

Ciri khas warna yang kuat dan motif yang beragam, mencerminkan karakteristik masyarakat Madura pada umumnya yang berwatak tegas dan kuat

Pemakaian pewarna soga alam yang terbuat dari dedaunan dan buah buahan yang mudah didapatkan, membuat warna-warna batik Madura tersebut terlihat Unik.

Batik Madura mempunyai garis-garls dominan yang kuat dan setiap goresan desain yang ada mempunyai meson tersendiri yang mempresentasikan kehidupan sehari-hari masyarakat Madura pada umumunya

Pemakaian batik madura biasanya dipadukan dengan kebaya brokat atau kebaya Modern yang anggun dan cantik yang dapat mempercantlk penampilan kita dg batik madura tersebut.

Acara ini sendiri menurut ketua Mahakarya SB Wahyudi adalah penampilan ketiga kalinya sejak terbentuknya Mahakarya, dimana sebelumnya pernah tampil di event Car free day, dll di Jakarta. “kita berpartisipasi sebagai suatu forum yang mencintai kebudayaan Indonesia” kami bersama teman-teman untuk mengekspresikan sesuatu yang riil tentang inilah Indonesia.

Sebagai komunitas walaupun anggota masih sedikit tapi terbukti nyata kita mencintai Indonesia. Ini bisa dilihat keterlibatan mulai dari yang kalangan senior sama Junior. Terbukti yang milenialpun ditampilkan dan ternyata mereka bangga dan sangat senang sekali.

Melalui acara-acara seperti ini memberikan suatu peluang untuk mengekspos batik-batik dan kerajinan. Mahakarya Budaya Nusantara yang terbentuk setahun yang lalu memberikan kesempatan para anggota berekspresi & kreasi dalam mencintai budaya Indonesia.

Menurut SB Wahyudi dengan adanya acara ini diharapkan semua pengrajin Indonesia, dapat menampilkan semua karya karyanya melalui Mahakarya.

Dengan mengenakan busana Indonesia dan tampil serasi untuk segala usia baik junior sampai senior, membuktikan kami turut berpartisipasi mencintai Indonesia.

Sebagai bukti nyata kita untuk Indonesia, dengan mengajak kembali mencintai budaya Indonesia melalui kain dan batik tenun yang sudah lama ditinggalkan oleh kaum milenial seperti sekarang ini.(Hasan wd)

News Feed