oleh

STIE-BI Lakukan Webinar “Strategi Pemasaran di Masa Pandemi”

-Penkes-294 views

Jakarta, kompasindo.net –
Hampir 3 bulan masa Pandemi Corona,Perekonomian Indonesia sangat terdampak. Kondiai krisis semakin meruncing di berbagai bidang.
Meski demikian, bukan berarti kita lantas menyerah dengan keadaan.
Ada banyak cara untuk bisa keluar dari krisis ini.

Demikian rangkuman diskusi Webinar yang diadakan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bisnis Indonesia (STIE-BI), Jumat (15/5/2020), yang menghadirkan pembicara Dr. RR. Dyah E. Setyowati, S.Sos., SE., MM., (Ketua STIE-BI) dan H. Yulikus Partono, M.Kom., CH., (Dosen STIE La Tansa Mashiro).

Dalam uraiannya, Dyah mengatakan ada beberapa strategi pemasaran yang efektif di masa pandemi ini. “Tercatat 7 strategi pemasaran yang efektif yakni, fokus, empati, komunitas, solusi, giving, useful, dan responsible,” jelas Dyah.

Dijelaskannya, dengan fokus, maka bisa mencari solusi, terutama untuk mencegah kebangkrutan. “Menjalankan bisnis dengan empati, itu artinya memperhatikan kebutuhan konsumen atau masyarakat. Selain bagian dari promosi, juga diyakini akan mendapat respon positif dari khalayak,” ujar Dyah dihadapan sekitar 250 peserta Webinar yang berasal dari berbagai daerah seperti Sumba, Ternate, Palembang, Lampung, Samarinda, Surabaya, Blitar, dan pastinya Jakarta.

Tak kalah penting, lanjut Dyah, memanfaatkan komunitas atau jaringan yang selama ini telah terbina dengan baik. Sementara itu, guna mendapatkan solusi cepat di tiap persoalan, sebuah perusahaan harus memaksimalkan top manajemen.

Aspek pemasaran lain, adalah dengan giving (memberi). “Perusahaan jangan hanya memikirkan keuntungan, tapi juga bagaimana memanfaatkan CSR untuk memberi kepada masyarakat,” kata Dyah mengingatkan.

Sementara itu, strategi useful seperti diskon, bonus, dan lainnya adalah bagian dari menciptakan manfaat sosial. Hal terakhir, kata Dyah, adalah responsible, dimana menjadi tanggung jawab moral perusahaan kepada konsumennya.(Red)

News Feed