oleh

Symposium Peningkatan Pentas Budaya Melalui Kearifan Lokal Kabupaten Empat Lawang.

-Daerah-180 views

Empat Lawang, Kompasindo.net-Kemajemukan di Indonesia adalah realitas sosial yang mewarnai kehidupan masyarakat, namun tidak harus dimaknai sebagai kelemahan yang menjadikan Empat Lawang rentan konflik dan disintegrasi. Kemajemukan justru dapat dijadikan modal dasar pembangunan Empat lawang sehingga menjadi Kabupaten yang kuat dan unggul.

Disamping itu, pembangunan harus mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat, tidak hanya berfokus pada pembangunan ekonomi, namun juga mempertimbangkan aspek budaya.

Hal ini yang menjadi landasan diselenggarakannya Symposium atau seminar budaya di Kabupaten Empat Lawang yang bekerjasama dengan para pengiat seni budaya dan para doktor serta Profesor dari beberapa perguruan tinggi yang ada dikota bengkulu.

Kegiatan ini merupakan upaya untuk menjaring aspirasi serta memperoleh saran dan masukan dari para ahli di bidang kebudayaan, baik sebagai praktisi, akademisi, pengamat, dan lain-lain. Masukan tersebut akan dijadikan sebagai salah satu sumber informasi dalam Pembangunan karakter Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan.yang nantinya akan di masukan dalam penyusunan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dan rancangan kegiataan Desa di kabupaten Empat Lawang.

“Empat Lawang merupakan daerah dengan kekayaan budaya yang demikian besar. Kebudayaan kita ini harus menjadi modal penting yang berkontribusi pada pembangunan Empat Lawang kedepan dicontohkan seperti negara-negara maju, misalnya Jepang, Korea Selatan, atau China yang mampu melakukan akselerasi pembangunan sosial-ekonomi berbasis kebudayaan, dengan atas nilai dan kekayaan budaya melalui suatu proses modernisasi,” Jelas Bupati Empat Lawang.

“Pemerintah Empat Lawang sendiri dengan bangga mendukung seminar ini Sesuai dengan tujuan programnya Madani, serta berusaha untuk memperkuat sektor pengetahuan agama dan budaya Asli dikabupaten Empat Lawang dengan mendukung proses pembuatan kebijakan publik yang akan memberi manfaat terhadap masyarakat banyak di Kabupaten Empat Lawang.

Para pembicara menjelaskan secara komprehensif hubungan antara kebudayaan dengan pembangunan. Beberapa topik pembahasan antara, local knowledge sebagai modal pembangunan, memahami kebudayaan dalam konteks pembangunan, strategi pembangunan kota budaya, transformasi pendidikan melalui pendekatan budaya lokal dan kebutuhan masyarakat adat, dan pengembangan industri kreatif berbasis budaya lokal.

Kegiatan ini nantinya akan disemarakkan dengan pentas seni dan pameran budaya secara terstruktur mulai dari tingkat desa atau kelurahan, tingkat kecamatan, hingga tingkat kabupaten.

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan untuk mewujudkan masyarakat Empat Lawang yang maju, modern, dan berdaya saing dengan tetap mengedepankan nilai-nilai luhur budaya bangsa,”Jelas Joncik Muhammad kepada Kompasindo Rabu (08/07/20). (Alian Sumsel)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed