oleh

Bersama Pemda DKI, BAKORNAS LEPPAMI PB HMI Mengadakan Diskusi Kampanye Pariswisata New Normal

-Metro-151 views

Jakarta,Kompasindo.net- Setelah diberlakukannya kembali PSBB DKI Jakarta 14 hari sampai 30 Juli 2020 oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada tanggal 16 Juli 2020 yang lalu, untuk mengembalikan kehidupan aktivitas pariwisata di wilayah Jakarta pada era New Normal, Badan Koordinasi Nasional Lembaga Pariwisata dan Pecinta Alam Mahasiswa Islam (BAKORNAS LEPPAMI) PB HMI mengadakan Diskusi Kampanye Pariwisata New Normal dengan tema Implementasi Prosedur dan Protokol Kesehatan di Destinasi Wisata.

Dimana dalam Diskusi Pariswisata New Normal yang di adakan di Museum Bahari, Penjaringan Jakarta Utara menghadirkan para pembicara yang berkompeten dibidang Pariwisata seperti : Jusrianto (Direktur Bakornas Leppami OLPB HMI), Drg. Muh Arief Royid Hasan (perwakilan Gugus Tugas penanggulangan bencana Covid-19), Taufan Bakrie (Kesbangkol DKI Jakarta) yang mewakili Anies Baswedan (Gurbernur DKI Jakarta) yang berhalangan hadir dan AKP Nur Yasin & AKP Nursud (perwakilan Polda Metro Jaya) yang mewakil Irjen. Pol Nana Sujana (Kapolda Metro Jaya) yang sekaligus di moderatori oleh Dini Yuliana Solin.

Pariwisata sebagai sektor unggulan penyumbang devisa negara, dan menghidupkan industri lokal, menjadi sektor yang paling berdampak selama pandemi Covid-19.
Kerugiannya diperkirakan sampai sekitar Rp 85,78 triliun. Itu belum termasuk kerugian bagi pekerja yang diPHK atau dirumahkan, dan matinya usaha masyarakat di sekitar destinasi wisata.

“Pariwisata itu salah satu penyumbang devisa negara, namun sangat berdampak akibat pandemi Covid-19, dan kerugiannya cukup besar, kira-kira sampai Rp. 85,78 Triliun, dan banyak yang diPHK juga para pekerja di sektor pariwisata,” beber Jusrianto.

Ketua Pelaksana kegiatan kampanye, Mutia Putri Sani Ram mengatakan, giat ini akan dihadiri oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, aparat keamanan yang berwenang, dan perwakilan Gugus Tugas penanggulangan bencana Covid-19, kampanye ini bertujuan agar wisatawan bisa dengan sadar mengikuti prosedur protokol kesehatan ketika berwisata.

Kami juga berharap, dari kegiatan nanti, para wisatawan bisa sadar akan tetap mengikuti prosedur protokol kesehatan dalam berwisata,” harap Jusrianto.

Bakornas Leppami PB HMI akan mengawali Kampanye Pariwisata New Normal dari Ibu Kota, Jakarta, tepatnya di Museum Bahari pada Jum’at, 17 Juli 2020 secara offline. Kedepannya juga akan ke destinasi wisata di daerah-daerah lain.

“Kami akan mengawali kampanye di wisata termahsyur di Ibu Kota, yaitu Museum Bahari Jakarta, pada Jumat 17 Juli 2020,” imbuh Putri, sapaan akrabnya. 

 Pariwisata menjadi salah satu sektor ekonomi yang terkena dampak besar krisis pandemi Covid-19. Sektor pariwisata saat ini telah memasuki masa new normal dengan membuka beberapa destinasi wisata disertai penerapan protokol kesehatan khusus new normal.

“Sesuai dengan anjuran pemerintah, terkait penanganan Covid-19 di Indonesia, dengan kembalinya pembukaan destinasi wisata di era New Normal, kami akan mengadakan kampanye kepada publik, agar setiap aktivitas pengunjung di destinasi wisata harus mengikuti prosedur Protokol Kesehatan,” ungkap Jusriyanto kembali

Drg. M Arief Rosyid Hasan, Wakil Ketua Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 PP DMI, mengajak LEPPAMI untuk terus bergerak dalam membantu pemerintah di masa Pademi Covid-19.
“Pemuda itu mempunyai peran penting disetiap momennya, sudah banyak sejarah yang tertulis, jadi sebagai pemuda apalagi HMI jangan jadi pengecut, keluarlah dari rumah dalam membantu pemerintah di masa sulit ini untuk menumbuhkan ekonomi dengan kembali hidupkan sektor pariwisata” ucap Arief Rosyid Hasan

Taufan Bakrie, Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI Jakarta, mengapresiasi LEPPAMI HMI dalam kegiatan kampanye pariwisata di era New Normal, dan mengingatkan agar selalu patuh pada protokol kesehatan di masa PSBB Transisi.

“Kampanye ini sangat kami apresiasi, karena dapat membuat pemahaman semua pihak agar tetap mengikuti protokol kesehatan, walaupun di area pariwisata, seperti cuci tangan, memakai masker, dan jaga jarak” ujar Taufan Bakrie.(Supriyanto)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed