oleh

CITA Mempertahankan Ekspor MGB dan Terus Mendukung WHW Catatkan kenaikan penjualan sebesar 42,67% pada Kuartal I-2020

-Ekbis-53 views

Jakarta, Kompasindo.net– PT Cita Mineral Investindo Tbk (“CITA”), emiten di bidang pertambangan bauksit dan
produsen Smelter Grade Alumina (SGA)
pertama di Indonesia melalui entitas
asosiasinya PT Well Harvest Winning Alumina Refinery (“WHW”), di tengah
kondisi ekonomi global yang tidak kondusif, masih mampu menoreh kinerja
yang positif dengan mencatatkan penjualan bersih pada kuartal I-2020
sebesar Rp 1,276 triliun, naik sebesar 42,67% atau Rp 382 miliar dibandingkan
pada periode yang sama di tahun 2019 yang mencapai sebesar Rp 894,7 miliar.

Sementara laba bersih Perseroan terkoreksi sebesar 12,5% atau Rp 41,6 miliar menjadi Rp 289,9 miliar dari Rp 331,5 miliar di periode yang sama pada
tahun sebelumnya.

Yusak Lumba Pardede, Direktur CITA mengungkapkan, “Dengan berlanjutnya pembangunan tahap II WHW, CITA
memperoleh tambahan kuota ekspor sekitar 4 juta ton per tahun. Kondisi ini
membuka peluang bagi CITA untuk meningkatkan kapasitas produksi bauksit
sampai dengan 10 juta ton per tahun.

Dimana sekitar 8,3 juta ton ditujukan untuk penjualan ekspor MGB yang diharapkan bisa berlanjut sampai dengan tahun 2023 dalam bentuk MGB, dan sisanya sekitar 1,7 juta ton dialokasikan untuk menyuplai MGB untuk dijadikan SGA oleh WHW,” ujarnya.

Saat ini, CITA melalui entitas asosiasi WHW sedang melanjutkan pembangunan fasilitas pemurnian Smelter Grade Alumina (SGA) tahap dua dengan kapasitas produksi 1 juta ton yang diperkirakan rampung pada tahun 2021.

Dengan demikian, jika pabrik ini sudah
beroperasi optimal maka total kapasitas
produksi WHW menjadi 2 juta ton per
tahun.

Dengan adanya relaksasi ekspor MGB sampai dengan 2023 dan target penyelesaian tahap II WHW, diharapkan CITA dapat mempertahankan kinerja bahkan meningkatkan kinerjanya.

Sebagai informasi, CITA melalui entitas
asosiasi WHW menjadi satu-satunya produsen SGA di Indonesia yang juga menjadi pemasok bahan baku SGA untuk
PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum).

“Di tahun 2020, WHW memiliki 6 kontrak
supply SGA kepada Inalum dengan total kontrak sebesar 180.000 MT. Hal ini dilakukan untuk menambah pasokan bahan baku dan mengurangi impor bagi kebutuhan industri dalam negeri,” ujarnya.

Sekilas PT Cita Mineral Investindo Tbk
(“CITA”):

PT Cita Mineral Investindo Tbk (“CITA”) merupakan perusahaan yang bergerak bidang pertambangan bauksit dan produsen Smelter Grade Alumina (SGA) pertama di Indonesia melalui entitas asosiasi PT Well Harvest Winning Alumina Refinery (“WHW”). Tercatat di BEI sejak tahun 2002 CITA memiliki dua Entitas Anak usaha di bidang pertambangan bauksit, yaitu PT Harita Prima Abadi Mineral dan PT Karya Utama Tambangjaya.

Pada tahun 2012, CITA membentuk Entitas Asosiasi bernama WHW. WHW merupakan perusahaan patungan antara CITA (30%) dengan China Hongqiao Group Limited dari Tiongkok (56%), Winning Investment (HK) Company Ltd. (9%) dan Shandong Weiqiao Aluminium and Electricity Co. Ltd (5%). WHW mulai pertama kali berproduksi SGA pada tahun 2016 dan telah melakukan ekspor perdana pada tahun yang sama.

WHW menjadi penghasil alumina/SGA pertama dan satu-satunya di Indonesia dengan kapasitas produksi sebesar 1 juta ton per tahun.

Pada akhir 2017, sebagai perusahaan yang telah membangun pabrik pengolahan dan pemurnian alumina sesuai dengan amanat UU No 4 Tahun 2019, CITA akhirnya mendapatkan izin ekspor MGB sebesar 3,56
Juta ton. Sesuai visi CITA untuk menjadi produsen utama bauksit dan alumina terkemuka di Indonesia, maka seluruh Entitas Anak dan Entitas Asosiasi bekerja keras untuk memberikan kesejahteraan dan kebanggaan bagi seluruh pemangku kepentingan serta bangsa.(Supriyanto)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed