oleh

Seminar Online Duo Laki Chanell “Membasmi Isu Hoax Dan Isu Sara Di Pilkada Serentak”

-Ekbis-398 views

Jakarta,Kompasindo.net-Duo Laki Chanell merupakan channel youtube yang memberikan edukasi kepada masyarakat Indonesia, dengan mengundang narasumber di bidangnya masing-masing.

Kami ingin mempunyai isi video yang berbeda dengan channel youtube lainnya. Dimana kami masih dalam proses belajar untuk mengembangkan bakat dan talenta yang dimiliki. Sehingga kami memberikan kepada masyarakat ilmu-ilmu yang sangat luar biasa dan menginsipirasi.

Jadi kami disini menumbuhkan rasa percaya diri yang ada untuk membuat sebuah inovasi berbeda. Karena kami percaya bahwa tidak ada yang mungkin untuk kaum milenial sekarang melakukan inovasi berbeda. Kami berharap bahwa nantinya masyarakat dapat mencontoh hal-hal baik yang telah disampaikan oleh narasumber. Sehingga kami membuat seminar online yang dibuat oleh Duo Laki Chanell.

Acara Diskisi Webinar yang diadakan Duo Laki Chanell hari Sabtu (1 Agustus 2020) yang membahas “Membasmi Isu Hoax Dan Isu Sara Di Pilkada Serentak” yang dihadiri oleh para Mahasiswa, Jurnalis dan peserta Umum lainnya melalui Handphone dan Laptop masing2 di era Pandemi Covid-19 ini, dengan pembicara-pembicara yang berkompeten yang mengisi diskusi Webinar ini seperti :

1. Sondang Natalya, S.E. (Social-Worker)

2. Reyn Gloria Manurung (Humas Bawaslu RI)

3. Dedy Mauritz W. Simanjuntak, MACE, MTh, MH© (Ketua DPW Solmet Sumut)

4. Juned Rodo Josu Sihombing (Jurnalis Pro-3 RRI)

5. Ruhut Sitompul, S.H (Pengacara).

Kami melihat pilkada sebelumnya bahwa isu sara dan isu hoax masih terjadi sampai sekarang. Dalam hal ini, kami membuat seminar yang mengedukasi masyarakat agar tidak terpancing dengan isu sara dan isu hoax. Juga menciptakaan pilkada yang damai dan sejuk. Juga tanpa adanya isu hoax dan isu sara.

Tujuan dari seminar online yang kami buat kali ini yaitu :

1. Mengetahui bagaimana isu hoax dan isu sara yang ada saat ini.

2. Mengetahui bagaimana mengantisipasi isu hoax dan isu sara yang masih ada sampai sekarang.

3. Menciptakan pilkada serentak yang bebas dari isu hoax dan isu sara.

4. Menyadarkan masyarakat untuk tidak terpengaruh dengan isu hoax dan isu sara. (Supriyanto)

News Feed