oleh

PT. Meta Epsi Tbk. Mengelar RUPS dan Public Expose di Masa Era New Normal

-Ekbis-93 views

Jakarta,Kompasindo.net- Selama tahun 2019, kondisi ekonomi masih banyak menghadapi tantangan, seperti eskalasi pemng dagang Amerika Serikat-Tiongkok, penurunan permintaan, stagnasi harga komoditas dunia, Brexit, ketegangan dan konflik politik di sejumlah kawasan, serta krisis ekonomi di sejumlah negara Amerika Latin. Kemudian, dari faktor domestik, sejumlah tantangan masih dihadapi pemerintah Indonesia serta kalangan pengusaha, seperti perlambatan pertumbuhan ekonomi, melemahnya daya beli masyarakat, membesamya sektor informal, investor yang masih wait and see, serta tidak tercapainya pendapatan dari sektor perpajakan.

Pemerintah masih menggenjot pembangunan infrastruktur di sejumlah daerah demi menggerakkan perekonomian yang tengah lesu akibat perlambatan ekonomi dunia serta tekanan perang dagang antara AS dan Tiongkok. Pemerintah berusaha untuk fleksibel dalam mendukung kegiatan perekonomian. Badan Anggaran (Banggar) DPR RI dan pemerintah menyepakati anggaran pembangunan mfrastruktur sebesar Rp419,2 triliun untuk APBN 2020. Belanja untuk pembangunan infrastruktur tersebut naik 4,9% dari outlook realisasi tahun 2019 yang sebesar Rp399,7 triliun.

PT Meta Epsi Tbk (Petseroan) menjalankan usaha di bidang Engineering, Procurement dan Cosntruction (EPC) telah berhasil mencatatkan Pendapatan usaha di tahun 2019 sebesar Rp207,203 miliar. Di tahun 2019, Perseroan berhasil mendapatkan beberapa proyek pemerintahan maupun swasta, dimana proyek pemerintahan masih mendominasi dari sector kelistrikan baik dari PT PLN (Persero) dan PT Pcrtamina (Persero). Selain itu Perseroan juga telah berhasil mengembangkan bisnisnya dengan merambah ke sektor swasta diantaranya Perseroan telah berhasil mendapatkan beberapa proyek untuk pembangunan maupun pengembangan pabrik garmen yang berlokasi di Tangerang dan Tasikmalaya.

Perseroan bekerja keras menjalankan strategi di sepanjang tahun 2019, sehingga memperoleh kinerja keuangan dan operasional yang baik dan menggembirakan. Sepanjang tahun 2019, Perseroan berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp23,712 miliar atau tumbuh sebesar 27,68% dari laba bersih yang dihasilkan di tahun 2018 sebesar Rp18,571 miliar. Perseroan juga berhasil membukukan kontrak baru sebesar Rp52,542 miliar.(Supriyanto)

News Feed