oleh

Harapan Agus Wahyudi, Deputi Perencana BPWS Selesai Rapat Komisi V DPR RI

-Nasional-314 views

Jakarta, Kompasindo.net – Deputi Perencanaan, DR. Agus Wahyudi  berikut jajarannya, turut hadir dalam pertemuan dengan KOMISI V DPR RI dalam agenda Rapat Dengar Pendapat dengan Sestama BMKG, Sestama BNPP, dan Sekretaris BPWS

Membahas alokasi anggaran menurut fungsi dan program anggaran K/L 2021 masing-masing Unit Eselon I K/L Mitra Kerja Komisi V DPR RI dalam Nota Keuangan RAPBN TA. 2021, di ruang rapat komisi V DPR RI pada Senin, 07 September 2020,.

Rapat yang di mulai pukul 10.00 dan berakhir hingga 13.00 tersebut juga turut di hadiri oleh Team dari sestama BMKG, Sestama BNPP dan juga team dari instansi terkait.

Dalam wawancara singkat dengan awak media yang menemuinya Agus Wahyudi menjelaskan, bahwa pembangunan industri di bangkalan madura Intinya itu adalah bagaimana pembangunan industri yang dilengkapi dengan fasilitas penunjang yang terintegrasi dengan Pelabuhan Tanjung Pandan, di samping itu menurut agus menyusul belakangan ada gagasan dari Ibu Gubernur Jawatimur khususnya dan umumnya untuk pembangunan Indonesia Islamic Sciene Park (IISP) di Madura.

BPWS membantu menginformasikan dan menyediakan sebagian lokasinya, di tempat tugas BPWS, sehingga bisa terintegrasi dengan gagasan Bu Khofifah (Gubernur Jatim) juga menghendaki lokasinya bisa memanfaatkan Jembatan Suramadu sebagai ikon Jawa Timur

Kita punya aset berupa tanah, sementara lahan IISP seluas 107 Ha. BPWS telah bebaskan sekitar 45 Ha dan telah dibangun di area 10 Ha disebelah barat akses jalan Suramadu utk wisata selesai di tahun 2019. Pada saat dimulainya pembangunannya belum ada gagagasan pembangunan IISP

Kita berharap semoga program besar ini bisa terlaksana yaitu Pelabuhan Kawasan Industri. Sehingga diharapkan dengan adanya program ini bisa membantu meningkatkan perekonomian masyarakat yaitu diantaranya dengan membuka pelatihan pelatihan, sebagiamana kita ketahui bahwa selama ini produk produk madura yang dihasilkan oleh masyarakat UMKM Madura dikemas dengan plastik transparan saja. Kita berharap dengan adanya pelatihan pelatihan ini produk bisa dikemas bagus dan diberikan merek sehingga bisa di pasarkan di supermarket. Bahkan juga kita harapkan bisa diekspor, karena banyak masyarakat Madura yang tinggal di Arab Saudi. Sehingga secara tidak langsung produk produknya bisa di pasarkan di negara tersebut, pungkasnya. (Hsn)
[8/9 09.33] Hasan Simpati: Harapan Agus Wahyudi, Deputi Perencana BPWS Selesai Rapat Komisi V DPR RI (Hasan)

News Feed