oleh

Konferensi Pers DANPUSPOMA Terkait Penyerangan Polsek Ciracas

-Hankam-127 views

Jakarta,Kompasindo.net-Perkembangan penyelidikan danpenyidikan perkara perusakan MAPOLSEK CIRACAS dan sekitarnya pada hari Sabtu tanggal 29 Agustus 2020 sekitar pukul 01.30 wib yang diduga dilakukan oleh kelompok oknum anggota TNI.

DANPUSPOMAD, Letjen TNI Dodik Wijanarko, bersama pada kesempatan hari ini (16/9/2020) :

1. KA RSPAD Gatot Soebroto, Letjen
TNI dr. Bambang Dwi Hasto, Sp.B, FinaCs, M.Si.

2. PANGDAM JAYA, Mayjen TNI, Dudung Abdulrahman

3. DANPUSPOM TNI, Mayjen TNI Eddy Rate Muis

4. ASINTEL KASAD, Mayjen TNI Teguh Arif

5. DIRKUMAD, Brigjen TNI (K) Tetty Melina Lubis.

Setelah Konferensi PERS pada hari Rabu, 9 September 2020 di MAPUSPOMAD minggu yang lalu, Atas Perintah Bapak KASAD, pada hari ini (16/9/2020) kami akan menyampaikan perkembangan penyelidikan dan penyidikan perkara perusakan Markas POLSEK CIRACAS dan sekitarnya, yang terjadi pada hari Sabtu, 29 AGUSTUS 2020 sekitar pukul 01.30 WIB, yang diduga dilakukan oleh kelompok oknum anggota TNI, di jajaran TNI AD kami proses secara tuntas, jelas dan tidak ada yang ditutup-tutupi.

Untuk lebih tertibnya penyampaian, akan disampaikan dengan urutan sebagai berikut :

1. Untuk perkembagan penyelidikan dan penyidikan akan kami sampaikan sendiri.

2. DANPUSPOM TNI akan menyampaikan perkembangan proses penyelidikan dan penyidikan oknum TNI lainnya diluar oknum TNI AD.

3. Untuk perkembagan pendataan perusakan dan penggatian ganti rugi akan disampaikan oleh PANGDAM JAYA.

4. KA RSPAD akan menyampaikan perkembangan kondisi pasien korban yang dirawat di RSPAD.

Selanjutnya, kami akan menyampaikan hasil penyelidikan dan penyidikan lanjutan sejak tanggal 9 September 2020 sampai dengan hari Selasa, 15 September 2020 PKL 24.00 WIB, sebagai berikut :

1. Yang sudah dilakukan pemeriksaan sebanyak 90 personel, terdiri dari 38 satuan.

2. Yang sudah dinaikkan statusnya sebagai tersangka dan ditahan sebanyak 57 personel terdiri dari 25 satuan.

3. 33 personel sementara dikembalikan ke kesatuannya karena murni sebagai saksi.

4. Saksi sipil yang sudah diperiksan sebanyak 50 orang.

Satu saksi korban penganiayaan AN. SDR. Muhammad Husni Maulana Rifky, pengemudi mobil ANTV yang telah pulih setelah dirawat secara intensif di RSPAD
Gatot Soebroto, telah dilepas langsung kepulangannya oleh Bapak KASAD pada hari Sabtu ,12 September 2020.

Karena Sdr. Muhammad Husni Maulana Rifky sebagai saksi korban maka penyidik telah melakukan pemeriksaan pada hari Selasa, 15 September 2020.

Penyidik telah meminta hasil Visum ET REFERTUM (VER) Sdr Husni Maulana Rifky kepada tim dokter RSPAD Gatot Soebroto.

Untuk 2 orang saksi dari anggota POLRI masih dalam perawatan di RSPAD
Gatot Soebroto, sehingga belum dapat memberikan keterangan.

Rekan-rekan MEDIA sekalian bila nanti dari hasil penyelidikan dan penyidikan terhadap oknum prajurit TNI AD sudah tidak ditemukan lagi tersangka tambahan, maka prosesnya dianggap selesai dan lengkap, kemudian berkas perkaranya akan segera disempurnakandan dikirim ke ODITUR MILITER II-08 Jakarta.

Untuk selanjutnya diajukan ke Peradilan Militer. Supaya informasi lebih lengkap yang diterima masyarakat, kami persilahkan kepada :

1. DANPUSPOM TNI menyampaikan perkembangan penyelidikan dan penyidikan oknum TNI lainnya diluar oknum TNI AD.

2. PANGDAM JAYA untuk menyampaikan perkembagan laporan kerugian dan penggantian.

3. KA RSPAD untuk menyampaikan perkembagan perawatan terhadap korban.

TERIMAKASIH.
DANPUSPOMA

News Feed