oleh

Konferensi Pers GPI Terkait “Tunda Pilkada Demi Nyawa Rakyat Indonesia”

-Berita-53 views

Jakarta, 18 September 2020 – Pelaksanaan Pilkada 2020 yang diadakan pada tanggal 9 Desember 2020 di beberapa wilayah Indonesia menjadi pro kontra diantara Lembaga dan Ormas2 Masyarakat disaat Negara Indonesia masihmenangani Pandemi Covid-19 di masa krisis Musibah Pandemi Corona ini.

Dari kondisi tersebut Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam (GPI) melalui prescon hari ini (18/9/2020) di markas GPI, Menteng menolak diadakan Pilkada 2020 dengan pertimbangan yang disampaikan melalui Sekjen GPI yaitu :
1. 270 daerah yang mengadakan Pilkada dimana 40 calon Kepala Darrah yang terkena Virus Covid -19
2. Penundaan Pilkada Perpu 2020 menjadi UU no. 26 dimana pasal 120 dimana dalilnya Wabah Covid-19 yang semula diadakan September 2020 menjadi tgl 9 Desember 2020
3. Virus Covid-19 adalah virus yang mematikan dimanakan Pemerintah sudah mengelontorkan dana kurang lebih 900 trilyun untuk penangan Covid-19
4. Adanya kepentingan politik dibalik itu dari Partai Besar untuk memenangkan seorang kepala Daerah yang tidak mementingkan kepentingan rakyat Indonesia dalam situasi Covid-19 ini.

GPI sudah berkoordinasin dgn DPR meminta Perpu penundaan Pilkada 2020 kepada Presiden dikarenakan ada nya klaster baru untuk penambahan korban Covid-19.

Belajar dari Pemilu Pilpres dan Pileg 2019, dimana tidak ada nya wabah Musibah Covid-19 aja sudah memakan korban sampai 700 org, apalagi Musibah Covid-19 di Pilkada 2020 ini.

Judical review UUD nomor 6 tahun 2020 mengenai pemilihan pilkada yang menjadi perpu no.2 tahun 2020 terkait masalah Dana Pilkada dan lainnya bahwa GPI menyurati je Kemendagri dan KPU untuk supaya ada nya penunda pilkads demi menyelamatkan rakyat dari Covid-19.

GPI mengapresiasi DKI Jakarta dalam menetapkan program PSBB total walaupun tidak menjadi masuk daerah pemilihan.
Dan GPI juga mengakpresiasikan mundurrnya Muktamar Muhamadiyah dan GPI diundur.

Dalam rangka untuk melakukan kegiatan Muktamar yang Insyaallah nantinya akan dilaksanakan pada tanggal 2 Oktober, kami mengambil sikap terhadap hal yang terjadi di Lnegara kita yang akan dilaksanakan pada bulan Desember, maka itu yang akan dijelaskan oleh sekretaris jenderal saudara yang berada di sebelah kiri.

Diko Nugroho,menjelaskan tentang permasalahan yang akan terjadi Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Media elektronik maupun televisi hari ini telah hadir undangan kami Prescon dengan menolak atau menunda pelaksanaan Pilkada 2020.

Ada beberapa hal yang memang kami telah melakukan sebuah pengawalan monitoring dari Semenjak itu convid-19 melanda republik ini yang telah menelan ribuan jiwa Sebelumnya kami telah melakukan mengungkap skandal korupsi 19 yang disinyalir banyak diuntungkan atas penderitaan rakyat dan isu ini menjadi bola bacakan bagi para penguasa di rezim ini

Ditambah hari ini 200 juta lebih, rakyat Indonesia terhadap pemerintah melaksanakan sesuai dari seluruh Lini kehidupan sosial pendidikan ekonomi masyarakat dituntut untuk mengikuti banyak belakang pelan-pelan wakil gubernur tidak sesuai dengan siapa yang paling menyakitkan hari ini adalah sudah tapi memaksakan kehendak mau melaksanakannya, ujar, ” Diko Nugroho.

Pilkada serentak 2020 Jakarta psbb pendaftaran calon di Solo Siapa itu calon masyarakat ketika ada korban Jakarta kekuasaan, dalam melakukan penyelamatan rakyat ini sebagai pondasi negaraan yang langsung membina ke daerah.

Kepolisian RI penanggung jawab keamanan sipil di masyarakat tidak bisa menurut peraturan terus dan pemerintah perundang-undangan ini atau RI sebagai pelaksana tugas secara politik.

Kementerian , Apakah menunggu jutaan rakyat akibat pulang dari partai tapi kalau pemerintah sendiri yang melanggar jangan salahkan kami, akan melakukan tindakan itu mungkin karena ini menyangkut ancaman nyawa.

fokus segera diturunkannya vaksin Segera dilaksanakan dengan baik jangan-jangan psbb dengan lain yang akhirnya menyulitkan hidup masyarakat kecil jangan dijadikan bacakan masyarakat.

Jangan berpikir soal nafsul di bidang politik atau agenda-agenda kepentingan kekuasaan yang menyebabkan kerugian atap namanya rakyat Indonesia Sekian dari saya, terimakasih,”ujar sekjen GPI.

News Feed