oleh

UIC Umumkan Kenaikan Laba Periode Berjalan Triwulan ketiga 2020 Sebesar 112,20%

-Berita-66 views

Rabu, 02 Desember 2020 – PT Unggul Indah Cahaya Tbk (UIC) produsen tunggal Alkybenzene (AB) di Indonesia, dalam acara Public Expose yang diadakan secara eletronik (virtual) mengumumkan pada triwulan ketiga tahun 2020 Perseroan mencatat peningkatan laba pcriode berjalan sebesar l 12,20%, dari yang sebelumnya pada pada periode yang sama di tahun 2019 yang tercatat sebesar USD 6,37 juta menjadi sebesar USD 13,51 juta.

Pada periode sembilan bulan tahun 2020. Perseroan mencatat nilai penjualan konsolidasian sebesar USD 240.30 juta mengalami peningkatan sebesar 1.87% atau USD 4,42 jula dibandingkan dengan penjualan konsolidasi pada triwulan ketiga 2019 yang tercatat sebesar USD 235,88 juta.

Sampai dengan 30 September 2020, laba bruto konsolidasian tercatat sebesar USD 34.14 juta, meningkat 50.09% dibandingkan laba bruto per 30 September 2019 yang lercatat sebesar USD 22.75 juta. Peningkatan laba bruto ini disebabkan karena menurunnya beban pokok penjualan terutama karena penurunan harga bahan baku. Margin laba bruto Perseroan pada triwulan kcliga tahun 2020 dan 2019 masing-masing tercalat sebesar 14.21% dan 9,64° o.

Laba sebelum beban pajak penghasilan pada triwulan ketiga tahun 2020 tercatat sebesar USD 19,84 juta, sedangkan pada triwulan keliga 2019 tercatat sebesar USD 7,11 juta. mengalami peningkalan yang cukup signiflkan sebesar USD 12.73 juta atau 179,12%, peningkatan ini selain karena penurunan beban pokok penjualan. juga karena menurunnya beban keuangan dimana pada posisi per 30 September 2020 Perseroan tidak memiliki pinjaman ulang bank.

Pada triwulan ketiga tahun 2020, Pcrseroan mcncatat beban pajak penghasilan sebesar USD 6,33 juta, mengalami peningkatan sebesar USD 5.59 juta dibandingkan dengan triwulan ketiga tahun 2019 yang tercatat sebesar USD 0,74 juta. Tingginya beban pajak penghasilan tahun 2020, terutama dikarenakan adanya pencatatan beban pajak tangguhan sehubungan dengan penyesuaian atas perubahan tarif pajak penghasilan dan 25% mcnjadi 20%.

EBITDA sampai dengan periode yang berakhir pada 30 September 2020 sebesar USD 23.87 juta, digunakan oleh Perseroan unluk melunasi seluruh pinjaman, dan unluk lambahan modal kerja.

Oleh karenanya, pada 30 September 2020 total uset konsolidasian Perseroan tercatut sebesar USD 224,46 juta, mengalami peningkatan sebesar USD 4,70 juta atau 2,14% dari total aset konsolidasian yang tercalat pads tanggal 31 Desember 2019, yakni sebesar USD 219,76juta. Peningkatan terutama pada kas dan setara kas.

Sementara, total liabilitas konsolidasian pada tanggal 30 September 2020 sebesar USD 38,51 juta atau mengalami penurunan sebesar USD 5.04 juta atau 11,57% dari total liabilitas konsolidasian pada Langgal 31 Desember 2019 yang tercatat sebesar USD 43,55 juta. Penurunan Liabilitas im terutama dikarenakan adanya penurunan utang bank.

Tolal ekuitas pada 30 September 2020 adalah sebesar USD 185,95 jula dengan saldo Iaba ditahan sebesar USD 106.71 juta Total ekuitas pada 31 Desember 2019 adalah USD 176,20 juta dengan saldo laba ditahan sebesar USD 96,07 juta. Saldo Laba ditahan meningkat seiring dengan peningkatan laba periode sembilan bulan di tahun 2020 setelah dikurangi dividen tunai sebesar USD 3 juta, yang dibayarkan pada tanggal 02 September 2020. (Supriyanto)

News Feed