oleh

IMBC Melaporkan Postingan Hoax Mengatasnamakan Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad

-Profil-113 views

Jakarta, 30 Desember 2020 – Indonesia Malaysia Business Council (IMBC) mendatangi Bareskrim Mabes Polri, Jl. Trunojiyo, Kebayoran Baru-Jakarta Selatan, hari Rabu (30 Desember 2020) terkait hal postingan Hoax nama mantan Perdana Menteri Malaysia ke 4 & 7 yaitu Mahathir Mohamad, hadir sebagai pelapor yaitu

1. Tanri Abeng (Chairman IMBC)
2. Dato’ Sri Chairul Anhar (Secretary General IMBC)
3. Victor Dedy (Staff IMBC)

Bertindak sebagai pelapor adalah seorang staf IMBC bernama Victor Dedy Sukma. Pria yang kini tinggal di Pancoran, Jakarta Selatan ini melaporkan sebuah postingan dengan gambar Mahathir Mohamad beserta tulisan di bawahnya. Tulisan di bawah gambar Mahathir itu seolah-olah disampaikan oleh Mahathir, padahal menurut Victor dipastikan hoax.

Dalam laporan bernomor 451/XII/2020/Bareskrim itu dijelaskan, bahwa tulisan hoax yang seolah-olah disampaikan Mahathir Mohamad itu pada intinya menyinggung mengenai anak-anak Indonesia akan tertinggal dalam penguasan sains karena terlalu banyak menghafal ayat-ayat Alquran dan doa.

IMBC juga telah meminta Polri untuk segera menuntaskan dan mencari pembuat konten tersebut.
Dalam kesempatan itu, pihaknya juga mengungkapkan rasa prihatinnya terkait adanya konten parodi lagu kebangsaan Indonesia yang dianggap menghina Indonesia.
Adapun konten Mahathir yang dipersoalkan karena hoaks dan tersebar di media sosial adalah sebagai berikut:
“…. Pelan-pelan anak-anak di sekolah negeri Indonesia akan tertinggal dalam penguasaan sains. Umurnya habis untuk menghafal ayat-ayat dan doa, belajar soal haram, dosa, bidadari, menghitung pahala, mencari dalil, memikirkan akherat. Setelah kalah bersaing lalu memusuhi pemerintah dan mendirikan negara syariah sebagai solusi semuanya…” (Mahathir Mohammad).

Dalam pelaporannya, Victor menyatakan pertama kali melihat postingan hoax tersebut pada 22 November 2020 di satu akun Facebook dan satu akun Twitter. Pihak yang mengupload di dua media sosial itu, adalah pihak yang berbeda. Kemudian pada tanggal 23 November 2020, pelapor mendapati satu akun Facebook lain yang melepas unggahan serupa. Total ada dua akun Facebook dan satu akun Twitter yang dilaporkan.
“Kami mengecek di kantornya Pak Mahathir dan secara tertulis kantor tuan Mahatir mengatakan itu tidak benar itu adalah fitnah. Jadi makanya atas nama IMBC kami menyampaikan ini kepada Bareskrim untuk bisa ditindaklanjuti supaya jangan terjadi kesalah pahaman anatara Indonesia Malaysia,” kata Chairman IMBC Tanri Abeng usai melakukan pelaporan di Bareskrim Polri, Rabu (30/12/2020).

Tanri mengatakan, postingan hoax tersebut bisa membuat hubungan kedua negara menjadi renggang. Padahal, lanjut Tanri, kedua negara dalam posisi saling membutuhkan.
“Itulah alasannya kita datang menyampaikan, menegaskan bahwa itu tidak benar,” tutur Tanri.

Sementara itu, Chairman IMBC Tantri Abeng menyampaikan pihaknya telah mengkonfirmasi kepada Mahathir Mohammad bahwa unggahan itu tidak benar dan fitnah.
Dia tak mau unggahan itu menjadi kesalahpahaman antara kedua negara.
“Secara tertulis kantor Tun Mahatir mengatakan itu tidak benar itu adalah fitnah. Jadi makanya atas nama IMBC kami menyampaikan ini kepada Bareskrim untuk bisa ditindaklanjuti supaya jangan terjadi kesalahpahaman antara Indonesia-Malaysia yang bisa mengakibatkan itu menjadi tidak baik,” jelasnya.
“Padahal kita sangat membutuhkan kerjasama antara Indonesia dan Malaysia khususnya di bidang Bussiness karena kita punya Indonesia Malaysia Bussiness Council itu alasannya kita datang menyampaikan pertegasan dari kantor hukum Mahatir bahwa itu nggak benar,” lanjutnya.

—‐—————————————-

Berikut surat yang disampaikan IMBC kepada Dr. Mahathir Mohamad
Tertanggal 28 Desember 2020 :

Kepada Yang Terhormat,
Y.A.B Tun Dr. Mahathir Bin Mohamad

Assalummulaikum Warahmatullahi Wabarakatu

Kami mendoakan semoga Y.A.B Tun Dr. Mahathir Bin Mohamad dan keluarga besar selalu dalam lindungan Allah S.W.T, Amin

Beberapa waktu yang lalu, IMBC diminta konfirmasi oleh banyak organisasi masyarakat dan tokoh masyarakat yang sangat peduli dengan hubungan baik antara Indonesia dan Malaysia dari segala aspek. Melaporkan kepada kami (IMBC) tentang sebuah pernyataan (statement) dari Y.A.B Tun Dr. Mahathir Bin Mohamad di Media Sosial sebagaimana terlampir yang telah viral di Indonesia.

Berdasarkan hasil musyawarah pimpinan IMBC, maka kami ingin meminta konfirmasi kebenaran atas pernyataan tersebut, seandainya pernyataan tersebut adalah sebuah Fitnah, maka kami (IMBC) akan membantu meluruskan pernyataan tersebut secara sosialisasi maupun melakukan proses hukum yang berlaku di Negara Republik Indonesia.

Demikianlah surat permohonan ini kami sampaikan kepada Y.A.B Tun Dr. Mahathir Bin Mohamad, semoga IMBC dapat memainkan peranan positif untuk hubungan kedua negara (Indonesia-Malaysia).
Atas perhatian dan perkenannya, kami haturkan terimakasih.

Hormat kami,

Dato’ Sri Chairul Anhar
(Secretary General IMBC)

—–‐————————————–

Berikut surat balasan yang disampaikan Dr. Mahathir Mohamad kepada IMBC
Tertanggal 29 Desember 2020

YBhg Dato’ Sri,

Konfirmasi

Merujuk kepada surat YBhg Dato’ Sri bertarikh 28 Desember 2020

1. Saya ucapkan terimakasih kerana membawa perhatian pihak saya kepada permasalahan yang timbul

2. Setelah berbincang dengan YBhg Tun, bagi pihak beliau, saya sahkan bahwa pernyataan seperti yang tersebar tidak diutarakan oleh Tun

3. Kami harap tidak timbul apa-apa kekeruhan perhubungan antara Malaysia dan Indonesia disebabkan perkara ini dan serahkan segala siasatan kepada Polis Republik Indonesia, berdasarkan kepada Undang-Undang Republik Indonesia.

Sekian dimaklumkan, terimakasih

Salam Hormat,

Sufi Yusoff
(Pejabat YBhg Tun Dr. Mahathir Bin Mohamad)

Penulis Supriyanto

News Feed