oleh

KANTOR HUKUM FPKB JAKARTA MENGUTUK KERAS PENYERANGAN HOTEL BATIQA JABABEKA

-Profil-151 views

Jakarta, 3 Januari 2020 – Petrus marwan berharap polisi gerak cepat melakukan penangkapan kepada para preman jalanan yang melakukan penganiayan dan pengeroyokan pegawai batiqa hotel jababeka.

Terjadi penyerangan di BATIQA Hotel Jababeka oleh tujuh orang tamu yang menimpa dua orang staff BATIQA Hotel Jababeka yaitu Staff Resepsionis dan Executive Chef yang pada hari itu tengah bertugas sebagai MOD (Manager On Duty).

Kronologi kejadian ini berawal ketika delapan orang tamu datang ke BATIQA Hotel Jababeka pada sekitar pukul 02.00 pagi tanggal 3 januari 2021, yaitu tujuh pria dan satu wanita yang saat itu datang dalam keadaan mabuk.

Pada saat itu, mereka memesan salah satu kamar untuk mengistirahatkan si tamu wanita.

Tak berapa lama kemudian, ketujuh tamu pria tersebut datang ke konter Front Office dan menyampaikan bahwa mereka ingin mengorder minuman dari Fresqa Bistro, kemudian dijelaskan oleh Staff resepsionis bahwa restoran kami sudah tutup, karena jam operasional restoran dalam masa pandemi adalah jam 9 malam.

Namun ketujuh tamu tersebut bersih keras untuk memesan minuman dari restoran, maka dari itu Security Hotel yang sedang bertugas segera menghubungi Executive Chef yang sedang ditugaskan sebagai MOD hari itu melalui whatsapp.

Pada saat itu juga MOD bergegas turun untuk menghandle permintaan ketujuh tamu tersebut. Kemudian MOD menjelaskan kepada tujuh tamu tersebut bahwa mereka sudah tidak dapat memesan lagi dari Fresqa Bistro karena sudah diluar jam operasional.

Namun mereka tetap bersih keras ingin konsum di area restoran, Lalu mereka meminta agar disediakan saja tempat untuk mereka minum dan minumannya mereka akan beli dari luar.

Akhirnya MOD meminta waktu sebentar ke kantornya (yang berada dibalik konter FO) untuk menghubungi General Manager selaku Pimpinan di BATIQA Hotel Jababeka. namun selang 3 menit, mereka meminta MOD keluar dan memaksa masuk ke kantor, tapi tidak berhasil karena dihalangi oleh Staff Resepsionis.

Namun saat hendak mengahalangi mereka masuk, Staff Resepsionis dipukul oleh mereka.tak lama kemudian MOD keluar dari kantor, salah satu dari ketujuh pria tersebut menarik kerah bajunya sampai robek menuju ke area Game Corner, kemudian MOD didorong, dipukuli, ditendang dengan sadis sampai MOD tersungkur.

Tanpa ampun, para pelaku secara bergantian mengeroyok MOD yang pada saat itu tidak memberikan perlawanan.

Kemudian MOD diminta untuk pulang oleh mereka, pada saat berjalan menuju area luar hotel, mereka tetap memukul, dan menendang Heru.

Beberapa dari pelaku mengklaim bahwa mereka merupakan anggota dari aparat TNI/POLRI.

Saat telah sampai di area luar hotel merekapun melanjutkan aksi pengeroyokan terhadap MOD dan juga Staff Resepsionis.

Terdapat dua anggota polisi berseragam datang karena dihubungi oleh para pelaku untuk membawa MOD ke polisi dengan tuduhan atas perilaku tidak sopan, kemudian datang juga security kawasan Jababeka.

Namun tidak ada satupun dari mereka yang menghentikan pengeroyokan tersebut.

Kejadian ini berlangsung dari jam 02.25 sampai dengan 03.30 pagi, saat ini Korban mengalami luka-luka dan lebam akibat pengeroyokan, dan juga telah melakukan Visum di Hosanna Medica Hospital.

Kasus ini telah dilaporkan ke Polsek Cikarang selatan oleh Korban untuk ditindak lanjuti. (Supriyanto)

News Feed