oleh

Komjen Listyo Sigit Menjalani Fit & Porpertest Calon Kaplori 2021-2025

-Profil-125 views

Jakarta, 20 Januari 2021 – Calon tunggal Kapolri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo menjalani fit and proper test di Komisi III DPR RI, Rabu (20/1/2021).

Listyo mengungkapkan akan meningkatkan kinerja Polri dengan menegakkan keadilan di tengah masyarakat.

Menurut penuturannya, Listyo tidak mau lagi ada hukum yang tajam ke bawah tapi tumpul ke atas.
Calon Tunggal Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesa (Kapolri) pilihan Presiden, Komjen Pol. Sigit menjalani fit and proper test atau uji kelayakan di Komisi III DPR RI.

Uji kelayakan dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPR RI, Herman Hery dari Fraksi PDIP. Sigit diberikan waktu sekitar 60 menit untuk memaparkan program kerjanya apabila dipercayakan mengemban tugas sebagai Kapolri.

Menurut Idham, pengantaran ini merupakan tradisi baru. Sekaligus, kata Idham, sebagai wujud pembelajaran bagi generasi Polri kedepannya.

“Dengan saya mengantar beliau ini merupakan tradisi baru yg harus kita tumbuh kembangkan dan jadi pembelajaran bagi generasi polri berikutnya sehingga dalam internal solid,” kata Idham di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (20/1/2021).
Idham memaparkan, pengantaran tersebut merupakan pelajaran kepada generasi Polri bahwa pergantian kepemimpinan Korps Bhayangkara itu adalah suatu keniscayaan.

“Untuk memberi gambaran bahwa insituti polri regenerasinya berjalan dengan baik dan mulus, apa yang telah diputuskan oleh bapak Presiden sebagai pimpinan tertinggi Polri di internal Polri hanya ada dua kami laksanakan dan kami amankan,” ujar Idham.

“ijinkan saya menyampaikan program kepimpinan, apabila saya dipercayai tugas sebagai Kapolri,” ujar Sigit di Ruang Rapat Komisi III DPR RI, Rabu (20/1/2020).

Sebelum uji kelayakan, Listyo menjelaskan telah menjalin komunikasi dengan sejumlah pihak, antara lain dengan mantan Kapolri, rekan-rekan partai politik, dan elemen masyarakat dalam rangka berkomunikasi serta mempelajari penindakan hukum selama ini.

“Tidak boleh lagi ada hukum tajam ke atas tumpul ke bawah. Hukum yang berkeadilan, berbasis pada Hak Asasi Manusia (HAM), harus diutamakan,” terangnya.

Lebih lanjut, Sigit mengutarakan program kerjanaya saat nanti menjabat sebagai Kapolri, dengan judul Komitmen Transformasi Polri Menuju Polri yang PRESISI.

Program yang akan dijalankan oleh Sigit merupakan keberlanjutan dari program yang telah dilaksanakan dua Kapolri sebelumnya, Tito Karnavian dengan Program Promoter, serta Idham Aziz Penguatan Promoter.
Dalam program PRESISI ini, ada empath al yang menjadi perhatian, antara lain: 1. Tranformasi Organisasi; Tranformasi Oprasional; 3. Tranformasi Pelayanan Publik; 4. Tranformasi Pengawasan.

“Penataan ulang HTCK bidang pelayanan agar pelayanan keapda masyarakat dapat dilakukan secara mudah, cepat, transparan, akuntabel dan terpadu. Diharapkan, SDM Polri bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat” terang Listyo menjelaskan salah satu fokus program PRESISI.

Dalam memberikan seluruh pelayanan kepada masyarakat, Polri akan lebih memanfaatkan teknologi informasi. Peningkatan sistem, dengan tujuan mengurangi interaksi guna mengatasi keterbatasan dan peluang terjadinya pelanggaran.

Empat fokus Program Presisi ini akan dilaksanakan oleh Sigit, dalam masa kepemimpinannya pada 2021 sampai 2025 mendatang.(Supriyanto)

News Feed