oleh

Miartiko Gea (Pengamat IPI) Menganalisis Demokrat Kubu Moeldoko Berpeluang Disahkan Oleh Kemenhumkam

-Nasional-251 views

Miartiko Gea, pengamat dari Indonesian Public Institute (IPI) menganalisis peluang disahkannya Partai Demokrat kubu Moeldoko.
Menurutnya, Kemenkumham bisa saja mengesahkan dengan beberapa faktor sebagai pertimbangannya.
Pertama, kubu Moeldoko mengklaim terkait 412 pemilik hak suara di KLB Partai Demokrat di Deli Serdang.

Pemilik hak suara tersebut berasal dari unsur Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC).

Menurutnya, jika mereka berhasil membuktikan klaim tersebut, maka secara hukum, KLB tersebut memenuhi syarat.
Selanjutnya, terkait dengan penerapan AD/ART Partai Demokrat oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Miartiko menyebutkan, hal tersebut bisa menjadi bahan pertimbangan jika kubu Moeldoko berhasil membuktikan kekeliruannya.

“Jika kedua hal tersebut dapat dibuktikan dalam pengajuan permohonan pengesahan kepengurusan baru Demokrat, maka KLB Deli Serdang memiliki peluang untuk disahkan atau dikukuhnya,” ujarnya, Selasa (9/3/2021).

Tak hanya itu, Miartiko juga menyoroti persoalan terkait anggapan porsi kekuasaan Majelis Tinggi Demokrat yang superior.

Hasil Kongres V di Jakarta pada Maret 2020, menunjuk SBY sebagai Ketua Majelis Tinggi, sementara AHY terpilih sebagai Ketua Umum.

Sedangkan anak SBY lainnya, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menjadi Wakil Ketua Umum dan Ketua Fraksi Demokrat di DPR.

Lebih lanjut, Miartiko menyebut adanya dugaan cacat hukum dan prosedur dalam terpilihnya AHY sebagai ketua umum secara aklamasi karena melanggar UU tentang parpol. (Supriyanto)

News Feed