oleh

Penyuluhan Wasbang, Bela Negara, Radikalisme Dan Terorisme Yang Di Hadiri Langsung Oleh Tim Wasev TMMD Ke 110

-Hankam, TNI-346 views

Natuna, Kompasindo.net – Nkri Harga Mati Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0318/Natuna, Kapten (Arh) Agus Sungkowo, melalui Batituud Koramil 01/Ranai Pelda M.Hasibuan menjadi narasumber dalam kegiatan penyuluhan Wasbang, Bela Negara, Radikalisme Dan Terorisme.

Kegiatan ini dalam rangka kegiatan Non fisik TMMD ke-110 Kodim 0318/Natuna yang di Hadiri langsung oleh Tim Wasev TMMD Ke-110 di laksanakan betempat Aula SMA N 2 Kel.Bandarsyah Kec. Bunguran Timur Kab. Natuna, Selasa (23/03/2021)

Dalam kegiatan tersebut, Pelda M.Hasibuan, berkesempatan untuk menyampaikan materi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) didepan para peserta kegiatan, yang merupakan siswa siswi SMA N 2.

M.Hasibuan menjelaskan, bahwa diera kemajuan zaman seperti saat ini, banyak terjadi ancaman keamanan yang berasal dari dalam maupun luar negara Indonesia.

Untuk ancaman Nirmiliter, kata M.Hasibuan, diantaranya dari sisi ideologi, politik, ekonomi dan sosial budaya.

“Dari sisi idelogi, contohya seperti adanya tindakan anarkis dari kelompok radikalisme, yang mempenetrasi nilai liberalisme, individualisme dan materialisme,” sebut M.Hasibuan.

Kemudian sambung dia, untuk ancaman politik, misalnya adanya isu pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM), demokratisasi, lingkungan hidup dan pelanggaran terhadap Pemerintahan yang bersih.

“Sementara dari sisi ekonomi, bisa terjadi ancaman perdagangan bebas, utang piutang dan embargo, baik sebagian maupun keseluruhan. Lalu dari ancaman sosial dan budaya, misalnya adanya penetrasi budaya asing yang tidak terkontrol,” jelas M.Hasibuan .

Ancaman-ancaman keamanan tersebut, imbuh M.Hasibuan, bisa datang melalui media siber atau media sosial, dan juga melalui tindakan langsung yang dapat mengancam keselamatan umum.

M.Hasibuan meminta agar kita semua dapat menghadapi berbagai ancaman dimasa depan. Karena semakin majunya zaman dan teknologi, semakin besar pula potensi ancaman yang dapat menggoyahkan kedaulatan bangsa dan negara Indonesia.

Dari Natuna Untuk Indonesia

(Hsn)

News Feed