oleh

Bom Gereja Katedral, MN KAHMI Himbau Masyarakat Tetap Jaga Persatuan Nasional

-Nasional-236 views

Jakarta, Kompasindo.net – Majelis Nasional Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MN KAHMI) mengaku prihatin dan mengecam keras tindakan pemboman Gereja Katedral Makassar Sulawesi Selatan, Minggu (28/03) saat umat Katolik tengah melaksanakan ibadah Kebaktian.

Koordinator Presidium MN KAHMI, Viva Yoga Mauladi mengatakan, pemboman Gereja Katedral merupakan tindakan di luar batas kemanusiaan. Termasuk dengan tindakan bom bunuh diri dengan mengatasnamakan perjuangan agama, tidak dapat dibenarkan dalam ajaran agama manapun.

“Bom bunuh diri dengan mengatasnamakan perjuangan agama, adalah pemikiran yang sesat dan bertentangan dengan ajaran agama manapun,” kata Viva Yoga, Minggu (28/03) melalui keterangan persnya.

“Apalagi dalam agama Islam, perilaku itu diharamkan untuk melakukan perbuatan mencelakakan diri sendiri dan rasa berputus asa dengan membunuh diri sendiri memakai bom. Oleh karena itu, KAHMI mengecam dan mengutuk keras,” tegasnya.

Selain itu, MN KAHMI juga mengimbau kepada semua pihak, dari mulai masyarakat, pemuka agama dan adat, serta organisasi kemasyarakatan untuk tetap menjaga kohesivitas, solidaritas dan persatuan nasional dalam menjaga keutuhan Negara Republik Indonesia.

Disamping itu, MN KAHMI juga, tambah Viva Yoga, mengapresiasi kinerja cepat Kepolisian dalam menormalosasi tempat kejadian perkara, dan mengumumkan hasil investigasi awal beberapa jam, setelah peristiwa tersebut.

“KAHMI juga dalam hal ini, mengapresiasi kinerja POLRI yang sigap dan cepat menormalisasi tempat kejadian perkara serta mengumumkan hasil investigasi awal beberapa jam setelah peristiwa,” tambahnya

“Hendaknya pihak kepolisian segera mengungkap dalang dan motif di balik peristiwa pengemboman gereja Katedral Makassar demi menjaga ketenangan dan kenyamanan masyarakat,” katanya.

News Feed