oleh

KPIQP Mengutuk Teror Israel Kepada Warga Palestina

-Nasional-212 views

Jakarta – Koalisi Perempuan Indonesia untuk Al Quds dan Palestine (KPIQP), mengutuk tindakan teror dan kekerasan yang dilakukan ekstrimis Israel dari Kelompok Lehava kepada penduduk al-Quds. Teror yang dilakukan sejak 23 April 2021 dimulai dari teriakan-teriakan “Matilah Arab” di jalanan Al Quds.

Para ekstrimis ini turun ke jalan-jalan di kota Al Quds sembari mencari warga Al Quds yang keturunan Arab. Setiap menemukan penduduk asli Palestina keturunan Arab akan langsung diserang.

Menurut organisasi Bulan Sabit Merah jumlah korban luka akibat insiden ini mencapai 105 orang dengan 20 orang diantaranya dirawat di rumah sakit. Tidak hanya itu, kelompok ini juga melakukan penyerangan ke sejumlah warga Palestina di Al Quds.

Polisi Israel diduga melakukan pembiaran terhadap terjadinya kekerasan yang dilakukan oleh kelompok ekstrimis anti Palestina “Lehava” terhadap warga Palestina di Al Quds.

“Kami dari Koalisi Perempuan Indonesia untuk Al Quds dan Palestina terus membersamai dan mendukung saudara-saudara kami di kota Al Quds yang sedang berjuang untuk mendapatkan kemerdekaannya dan mengusir penjajah.

Kami mengutuk keras segala tindakan kekerasan yang dilakukan dan menentang segala tindakan politik apartheid yang diterapkan kepada warga Palestina di Al Quds maupun di wilayah Palestina yang lain. Hal ini tidak hanya menentang konvensi internasional namun juga tindakan tidak berpri-kemanusiaan, ujar Ketua KPIQP, Nurjanah Hulwani, dalam keterangan tertulis kepada media, Senin 26/4/2021.

Nurjanah menambahkan dunia harus ikut bersuara menentang hal ini agar tindakan kekerasan dan kerusuhan massal tidak ikut dialami oleh penduduk sipil lainnya, terlebih anak dan perempuan Palestina. Diamnya dunia sama dengan bentuk persetujuan atas tindak kekerasan yang terjadi.

Untuk itu KPIQP mengajak seluruh organisasi masyarakat di Indonesia untuk aktif melakukan kegiatan, gerakan kampanye, aksi-aksi solidaritas dan untaian doa untuk membela Al Quds yang saat ini tengah dijajah, utamanya agar kekerasan terhadap warga Al Quds dihentikan.

KPIQP merupakan koalisi dari sepuluh ormas perempuan Indonesia yang terdiri dari Salimah, Wanita Al Irsyad, Muslimat Mathlaul Anwar, Muslimat Al Washliyah, Muslimat DDII, Wanita PUI, Wanita PERTI, Wanita Islam, IGRA dan Adara Relief International.

News Feed