oleh

Melalui Sosialisasi 4 Pilar Mulyanto Ajak Masyarakat Tidak Pertentangkan Agama dan Negara

-Nasional-562 views

Kab. Tangerang – Anggota DPR/MPR RI dari Fraksi PKS, Mulyanto, melaksanakan kegiatan Sosialisasi 4 Pilar di Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Selasa (16/2).

Acara yang diikuti oleh 150 warga yang terdiri dari ibu-ibu posyandu, kelompok senam sehat, remaja masjid dan karang taruna itu dihadiri oleh Ketua LPM, Abdullah Bawazier, anggota legislatif Fraksi PKS DPRD Kab. Tangerang, Hidayatullah, Ketua Posyandu, Erni,dan perwakilan pengurus RW Sultoni.

Para pembicara berfoto usai acara pemberian sertifikat.

Dalam paparannya, politisi PKS yang akrab disapa Pak Mul itu menjelaskan hubungan antara agama, Islam dan Negara sebagaimana termaktub dalam pembukaan UUD tahun 1945, khususnya aline ke-3.

“Dalam Aline Ke-3 tersebut sangat jelas bagaimana suasana kebatinan founding fathers kita atas anugerah kemerdekaan Indonesia. Secara ekspresif mereka mendeklarasikan, bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu adalah “atas berkat dan rahmat Allah Yang Maha Kuasa”.

Perhatikan kata “berkat”, “rahmat”, “Allah” dan “Yang Maha Kuasa”.  Kalau kita dalami arti kata-kata ini, maka kita akan sadar betapa para founding fathers kita sangat relijius, sangat beriman dan dengan tulus mereka menengadah ke langit, bersyukur atas berkah kemerdekaan yang mereka terima,” kata Mulyanto.

Peserta Sosialisasi 4 Pilar antusias menyimak materi yang disampaikan.

Mulyanto menambahkan sesungguhnya Indonesia adalah Negara yang relijius, yang mengakui kekuasaan Allah Yang Maha Kuasa. Indonesia bukan Negara sekuler, namun Negara yang berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa (pasal 29 ayat (1) UUD tahun 1945). Negara yang menginginkankan, agar bangsanya beriman, bertaqwa dan berakhlaq mulia (pasal 31 ayat (3)).

“Sesungguhnya agama adalah ibu kandung dari negara ini. Itu suasana kebatinan zaman yang kita tangkap dari para founding fathers kita,” tegas Mulyanto.

Mulyanto berharap semoga program sosialisasi ini bermanfaat bagi masyarakat di tengah kondisi pandemi yang belum juga usai.

News Feed